Contoh Olahraga Bisa Memperpanjang Hidup Manusia 2024

Contoh Olahraga Bisa Memperpanjang Hidup Manusia 2024

Contoh Olahraga Bisa Memperpanjang Hidup Manusia 2024 – Meskipun kematian mendadak dapat terjadi saat berolahraga, secara umum, aktivitas fisik yang moderat dan terprogram tetap menjadi resep untuk umur panjang. Dari semua olahraga, beberapa di antaranya telah terbukti memberikan ‘bonus usia’ yang paling besar.

Contoh Olahraga Bisa Memperpanjang Hidup Manusia 2024Contoh Olahraga Bisa Memperpanjang Hidup Manusia 2024

zeora.ru – Hal ini terungkap dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Mayo Clinic Proceedings. Penelitian ini dilakukan oleh Copenhagen City Heart Study (CCHS) dan melibatkan 8.577 partisipan yang riwayat kesehatannya diikuti selama 25 tahun.

Dibandingkan dengan kelompok yang tidak banyak bergerak atau sedikit berolahraga, mereka yang melakukan beberapa bentuk olahraga memiliki harapan hidup yang lebih panjang.

Baca Juga : Tim Resmi Pertamina Enduro VR46 Untuk MotoGp 2024

Peringkat ‘bonus usia’ menurut jenis olahraga yang dilakukan adalah sebagai berikut:

Tenis 9,7 tahun
Bulu tangkis 6,2 tahun
Sepak bola 4,7 tahun
Bersepeda: 3,7 tahun
Renang: 3,4 tahun 3,4 tahun
Lari: 3,2 tahun
Senam fleksibel: 3,1 tahun

Dalam penelitian ini, para ilmuwan menyatakan bahwa tidak jelas apakah ada hubungan sebab akibat karena penelitian ini bersifat observasional. Namun, yang pasti adalah jenis olahraga yang berbeda memiliki hubungan yang berbeda dengan harapan hidup.

Temuan yang menarik adalah bahwa beberapa olahraga yang melibatkan interaksi sosial dikaitkan dengan harapan hidup yang lebih panjang. Temuan ini juga perlu dijelaskan dengan penelitian yang lebih rinci.

 

Tujuan olahraga tidak hanya untuk prestasi, tetapi juga untuk kebugaran, kesehatan, sosial dan ekonomi. Suyadi, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Indonesia, menyampaikan hal ini dalam presentasinya sebagai narasumber pada Konferensi Koordinasi dan Sinkronisasi Penyediaan Data dan Informasi Olahraga Sektoral yang diadakan di Jambi.

Olahraga adalah investasi dan budaya olahraga harus menjadi perhatian semua pemangku kepentingan Bapak Suyadi Suyadi, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, Kementerian Pemuda dan Olahraga, Indonesia, memberikan presentasi sebagai narasumber dalam Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Penyediaan Data dan Informasi Sektoral Keolahragaan di Jambi (Dok. AS) Presentasi yang dibuat oleh.

Jambi Tujuan olahraga tidak hanya prestasi, tetapi juga kebugaran, kesehatan, sosial dan ekonomi. Hal ini disampaikan oleh Bapak Suyadi, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga RI, dalam paparannya sebagai narasumber dalam Rapat Koordinasi dan Sinkronisasi Penyediaan Data dan Informasi Sektoral Keolahragaan di Jambi.

Saat membagikan materi di Hotel Shang Ratu, Jambi, Kamis 8 Juni 2023, Suyadi mengatakan, “Pembangunan olahraga dalam UU Keolahragaan tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan prestasi, namun juga untuk memelihara dan meningkatkan kesehatan dan kebugaran.

Suyadi menambahkan bahwa olahraga merupakan elemen penting dalam menjaga kebugaran, menambahkan bahwa ‘olahraga berkontribusi pada kesehatan dan kebugaran dan olahraga mengajarkan daya tahan tubuh kita melalui olahraga’.

Jika berbicara mengenai pengembangan dan pengelolaan olahraga, tentu tercermin dari data Sport Development Index (SDI) tahun 2022, di mana tingkat kebugaran masyarakat Indonesia hanya sebesar 0,194 persen dan tingkat kesehatan sebesar 0,425 persen, yang mengarah pada pencapaian kualitas kesehatan dan kebugaran masyarakat di masa depan.

“Rata-rata SDI nasional pada tahun 2022 adalah 30,9 persen dan Jambi 32,38 persen di atas rata-rata nasional,” kata Suyadi, seraya mengatakan bahwa Jambi berada di urutan ke-14 berdasarkan data SDI tahun 2022.

Suyadi juga menyebutkan jumlah anggaran yang dihabiskan untuk layanan kesehatan. “Data cost-benefit untuk tahun 2022 menunjukkan bahwa anggaran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) sebesar Rp 24 triliun, dimana Rp 12 triliun digunakan untuk perawatan kesehatan penyakit jantung. Bagaimana jika hanya seperempat dari biaya perawatan kesehatan tersebut disalurkan ke budaya olahraga, padahal salah satu kunci pencegahannya adalah dengan berolahraga?” ujar Suyadi.

Menurut Suyadi, ini semua adalah bagian dari pembudayaan olahraga non prestasi yang kontribusinya berbeda dengan olahraga prestasi. Padahal, olahraga non prestasi memiliki dampak yang signifikan dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga : Contoh Alat Musik Ritmis Tradisional 2024

“Kami menggunakan metodologi SDI untuk mengidentifikasi sembilan aspek dampak olahraga.

Terakhir, Suyadi berharap agar pembudayaan olahraga terus menjadi fokus bersama seluruh elemen masyarakat, bukan hanya pemerintah. Olahraga harus dilihat sebagai sebuah investasi. Hal yang sama juga berlaku untuk pembudayaan olahraga.

Selain diikuti oleh seluruh dinas pemuda dan olahraga kabupaten dan kota di Jambi, Komisi Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi juga turut serta dalam rapat koordinasi dan sinkronisasi penyediaan data dan informasi sektor olahraga untuk Pemerintah Provinsi Jambi pada 7-9 Juni 2023.

Back To Top