Real Madrid Kembalikan Varane Karena Krisis Bek Tengah

Real Madrid Kembalikan Varane Karena Krisis Bek Tengah

Real Madrid Kembalikan Varane Karena Krisis Bek TengahReal Madrid dikabarkan ingin mendatangkan kembali Raphael Varane. Langkah ini terjadi setelah krisis bek tengah Real. Real Madrid saat ini berada dalam krisis pertahanan setelah David Alaba mengalami cedera ligamen anterior. Cedera tersebut dialami bek asal Austria saat Real menang melawan Villarreal di Santiago Bernabeu 41, Minggu (18/12/2023).

Real Madrid Kembalikan Varane Karena Krisis Bek TengahReal Madrid Kembalikan Varane Karena Krisis Bek Tengah

zeora – Alaba diperkirakan akan absen dalam jangka waktu lama karena cedera ini. Sebelumnya, Real juga kehilangan Eder Militao akibat cedera serupa. Madrid kini praktis hanya punya Nacho dan Antonio Rüdiger, pemain berpengalaman yang bisa mengisi jantung pertahanan. Nacho dan Rüdiger juga sangat berisiko jika terus bermain karena keduanya sudah berusia 30-an.

Mengingat situasi ini, Real Madrid akan mencari bek tengah di jendela transfer musim dingin mendatang. Menurut Cardena Cope, Raphael Varane bakal jadi incaran Real Madrid.

Varane tentu sudah tidak asing lagi di Real Madrid, pernah bermain untuk Los Blancos pada tahun 2011 hingga 2021 sebelum pindah ke Manchester United. Real Madrid melihat peluang mendatangkan Varane yang mulai kehilangan tempat utamanya di Setan Merah. Dalam sembilan laga terakhir ia hanya diturunkan sejak menit pertama.

Real Madrid kemungkinan besar akan mencoba merekrut Varane dengan status pinjaman hingga akhir musim. Mengingat Real Madrid juga tampak enggan mengeluarkan dana besar pada bursa transfer Januari mendatang.

Selain Varane, opsi lain tampaknya adalah memikat Rafa Marin ke Deportivo Alaves dengan status pinjaman. Namun keputusan tersebut nampaknya kurang bijak karena Marin mulai terlihat menjanjikan di Alaves. Menariknya, kembalinya ke Santiago Bernabeu tentu berpeluang mengganggu perkembangan bek berusia 21 tahun tersebut.

Hubungan Raphael Varane dengan Manchester United tampaknya akan segera berakhir. Tim berjuluk Setan Merah itu berencana menjual bek asal Prancis itu pada musim panas 2024. Berdasarkan laporan Daily Star, Manchester United sedang mempertimbangkan untuk menjual Raphael Varane. Ada sejumlah alasan penting atas rencana ini.

Pertama, Varane sering dianggap cedera. Cedera otot, pergelangan kaki, dan betis kerap menghantuinya! Varane telah bergabung sejak bergabung pada musim panas 2021 (saat dibeli dari Real Madrid). Di usianya yang sudah menginjak 30 tahun, kekuatan fisik dan daya tahan sang bek tengah tengah dipertanyakan.

Kemudian Manchester United ingin mendapat untung. Kontrak Raphael Varane berlaku hingga musim panas 2025, sehingga MU diyakini bisa mendatangkan pemasukan jika segera menjualnya. MU pun tertarik menjualnya ke klub Arab Saudi dengan harga yang lumayan. Selain itu, Varane merupakan salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di skuad Setan Merah. Gajinya sebesar 340.000 poundsterling atau setara Rp 663 miliar. Setan Merah akhirnya mengincar bek tengah yang lebih muda. Sasarannya adalah JeanClair Todibo (23 tahun) dari Nice dan Gonaclo Inacio (22 tahun) dari Sporting.

Raphael Varane Menyebut Alasan Rapuhnya Pertahanan MU
Manchester United memulai musim ini dengan buruk. Salah satu yang paling disorot adalah lini pertahanan yang dinilai rapuh. Sosok Raphael Varane tak luput dari kritik. Varane dinilai belum mampu membuktikan statusnya sebagai bek kelas dunia. Bek asal Prancis itu diyakini kesulitan mengatasi laju permainan Liga Inggris yang cepat.

Varane dikenal dengan karier gemilangnya di Real Madrid. Pada musim 2011-2021 yang sukses di Santiago Bernabeu, ia menjadi andalan pertahanan Los Blancos. Karier Varane di MU tak semulus di Real Madrid. Ia kesulitan beradaptasi dengan intensitas sepak bola Liga Inggris yang semakin meningkat. Raphael Varane memainkan 70 pertandingan untuk Manchester United. Namun kehadirannya tak serta merta memperkuat lini pertahanan Setan Merah.

Baca Juga : Daftar Alat Musik Yang Ditiup

MU sejatinya menjadi salah satu tim Premier League yang mudah kebobolan gol. Tim asuhan Erik ten Hag kebobolan dua belas gol dalam delapan laga pertama Liga Inggris 2023/2024. Varane juga sudah akrab dengan cedera sejak bergabung dengan MU. Sejak 2021, ia sudah 10 kali masuk ruang perawatan dengan berbagai masalah, mulai dari cedera kaki, hamstring, otot, dan engkel hingga absen 38 pertandingan.

Mantan staf pelatih MU Rene Meulensteen berbicara tentang penyakit Varane dan kesulitan beradaptasi di Liga Inggris. Lini tengah yang kurang solid membuat Varane harus bekerja lebih keras.

“ Dia tidak bisa mengendalikan kecepatan. Liga Premier itu dinamis. Semuanya berjalan 100 mil per jam, ” kata Meulensteen kepada ESPN. Ini adalah masalah besar di lini tengah. Mereka tidak punya energi dan itulah sebabnya pertahanan kesulitan.

Real Madrid

Raphael Varane sering mengalami cedera saat mengenakan jersey Manchester United. Mantan pemain Liga Inggris Tim Sherwood mempertanyakan kontribusi sang bek untuk MU. Raphael Varane direkrut Real Madrid ke Manchester United pada musim panas 2021. Sayangnya, bek tengah tersebut masih rawan cedera. Menurut Transfermarkt , Raphael Varane memiliki riwayat cedera yang panjang sejak bergabung dengan Los Blancos. Varane mengalami cedera betis, hamstring, otot, lutut, betis, dan pergelangan kaki.

Selama berseragam Manchester United, Varane sempat absen sebanyak 27 kali karena cedera. Mantan pemain dan manajer Liga Premier Tim Sherwood mempertanyakan kontribusi pemain berusia 30 tahun itu untuk Setan Merah. Selama berseragam Manchester United, Varane sempat absen sebanyak 27 kali karena cedera. Mantan pemain dan manajer Liga Premier Tim Sherwood mempertanyakan kontribusi pemain berusia 30 tahun itu untuk Setan Merah.

Raphael Varane diyakini kesulitan dengan tingginya laju pertandingan Liga Premier. Hal tersebut berdampak pada melemahnya lini pertahanan Manchester United. Varane dikenal dengan karier gemilangnya di Real Madrid. Pada musim 2011-2021 yang sukses di Santiago Bernabeu, ia menjadi andalan pertahanan Los Blancos. 3 gelar La Liga, 4 trofi Liga Champions, dan 4 gelar Piala Dunia Antarklub diantarkan ke Real Madrid oleh Varane. Pemain asal Prancis itu kemudian pindah ke MU pada 2021.

Karier Varane di MU tak semulus di Real Madrid. Ia kesulitan beradaptasi dengan intensitas sepak bola Liga Inggris yang semakin meningkat. Raphael Varane memainkan 70 pertandingan untuk Manchester United. Namun kehadirannya tak serta merta memperkuat lini pertahanan Setan Merah. MU sejatinya menjadi salah satu tim Premier League yang mudah kebobolan gol. Tim asuhan Erik ten Hag kebobolan dua belas gol dalam delapan laga pertama Liga Inggris 2023/2024.

Varane juga sudah akrab dengan cedera sejak bergabung dengan MU. Sejak 2021, ia sudah 10 kali masuk ruang perawatan dengan berbagai masalah, mulai dari cedera kaki, hamstring, otot, dan engkel hingga absen 38 pertandingan. Mantan staf pelatih MU Rene Meulensteen berbicara tentang penyakit Varane dan kesulitan beradaptasi di Liga Inggris. Baginya, pekerjaan Varane semakin bertambah karena lini tengah MU juga kurang berkontribusi dalam menutup pertahanan.

Pada hari kedua Liga Champions , Manchester United tertunduk di kandang sendiri. Meski begitu, Raphael Varane jelang laga sempat menyatakan yakin MU bisa memperjuangkan gelar Liga Champions. Manchester United kalah 23 poin saat menjamu Galatasaray, Rabu (4 Oktober) dini hari WIB. Rasmus Hojlund mencetak dua gol untuk tim tamu, namun lini pertahanan MU ceroboh dan tim asuhan Erik ten Hag akhirnya kalah.

Hasil ini sangat kontras dengan optimisme Varane, bek berpengalaman MU yang empat kali menjuarai Liga Champions bersama Real Madrid. Jelang laga melawan Galatasaray, Varane yakin Setan Merah bisa tampil bahkan meraih kemenangan. Dia memainkan seluruh pertandingan melawan Galatasaray setelah absen pada matchday pertama Man United, yang berakhir dengan kekalahan 34-34.

Setan Merah tak hanya mengawali Liga Champions musim ini dengan dua kekalahan, tapi juga masih punya masalah di Liga Inggris. Setelah tiga kemenangan dan empat kekalahan dalam tujuh pertandingan pertama, mereka kini berada di peringkat kesepuluh klasemen Liga Inggris.

Back To Top